BANGKALAN, tretan.news – Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan segera melaksanakan lelang Barang Milik Daerah (BMD).
Lelang ini merupakan bagian dari penataan aset sekaligus upaya mengoptimalkan nilai ekonomis barang yang sudah tidak terpakai.
Kepala BPKAD Bangkalan, Ahmad Hafid, menyampaikan bahwa pelaksanaan lelang ini merupakan agenda strategis untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah.
“Lelang ini segera kami laksanakan. Semua barang telah melalui proses penetapan status dan penghapusan sesuai ketentuan. Masyarakat bisa mengikuti secara terbuka dan legal,” ujarnya, Jumat (11/12/2025).
Hafid menjelaskan terdapat dua kategori lelang yang akan dibuka. Pertama, lelang kendaraan dinas sebanyak 39 unit dari 14 perangkat daerah.
Kedua, lelang barang scrap atau barang tidak layak pakai namun masih memiliki nilai ekonomis sebanyak 4.467 unit dari 21 perangkat daerah.
Barang kategori scrap meliputi besi tua, logam campuran, elektronik rusak, hingga peralatan kantor yang sudah tidak berfungsi. Semua barang tersebut telah diverifikasi dan dinyatakan siap dilelang.
“Begitu pengumuman lelang terbit, semua daftar barang bisa langsung diakses masyarakat. Prosesnya terbuka dan mengikuti sistem lelang negara,” jelas Hafid.
Pemkab Bangkalan memastikan seluruh informasi mengenai jenis barang, jadwal, dan mekanisme lelang akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah. Khusus untuk kategori scrap, pendaftaran mulai dibuka hari ini secara online melalui situs lelang.go.id.
Informasi lengkap juga tersedia melalui website resmi Pemkab Bangkalan di bangkalankab.go.id serta website BPKAD di bpkad.bangkalankab.go.id. Pemkab turut membuka layanan pertanyaan melalui Sakera Center di nomor 0821-6265-1863.
Sementara itu, lelang kendaraan roda dua, roda tiga, roda empat, dan roda enam menunggu jadwal dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Lelang kendaraan direncanakan berlangsung pada minggu ketiga Desember.
Hafid mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses lelang ini sekaligus mendukung pengelolaan aset daerah yang lebih profesional.
“Lelang BMD ini adalah cara kami menertibkan aset dan memastikan barang yang sudah tidak produktif dapat kembali memberi manfaat bagi daerah,” tegasnya.







