Pamekasan, Tretan.news – Kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan insan media mengapresiasi gerakan sosial yang dilakukan Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Apresiasi itu disampaikan dalam acara buka puasa bersama jurnalis dan LSM se-Kabupaten Pamekasan yang digelar di Villa BIP, pada Rabu (18/3/2026).
Perwakilan LSM yang juga Direktur Indonesia Analysis Politic and Policy Consulting (IDEA), Samhari, menilai Founder BIP, Ali Zainal Abidin, sebagai sosok pemuda yang memiliki kepedulian sosial tinggi dan konsisten dalam aktivitas filantropi.
Menurutnya, langkah yang dilakukan BIP bukan sekadar wacana, tetapi telah menjadi aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat membutuhkan.
“Saudara Ali Zainal Abidin adalah tokoh muda yang senang berbagi. Aktivitas filantropinya nyata, terutama kepada kaum dhuafa dan masyarakat yang betul-betul membutuhkan. Apa yang dilakukan beliau adalah aksi nyata,” ujar Samhari.
Ia mendorong kalangan LSM untuk ikut bersinergi dengan BIP melalui langkah konkret, seperti pendataan warga kurang mampu, anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan, hingga kelompok masyarakat rentan lainnya.
“Kalau teman-teman menjadi bagian dari swadaya masyarakat, alangkah lebih baiknya bergabung dan bersinergi dengan Yayasan Bani Insan Peduli. Banyak hal yang bisa dikerjakan bersama, mulai dari pendataan masyarakat tidak mampu hingga anak-anak yang ingin sekolah tetapi terkendala biaya dan akses,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Pamekasan, Khoirul Anam, menilai BIP telah menjadi inspirasi dalam gerakan kebaikan. Ia menyebut semangat yang dibangun BIP sangat relevan dengan peran media dalam menyampaikan pesan-pesan positif dan nilai kemanusiaan kepada masyarakat.
“Apa yang dilakukan Bang Ali Zainal Abidin bukan hanya sebatas aktivitas sosial, tetapi juga menjadi inspirasi. Bagi kami, BIP adalah inspirasi tentang bagaimana berlomba-lomba dalam kebaikan, dan itu sangat relevan dengan peran wartawan dalam menebarkan nilai-nilai positif kepada masyarakat,” paparnya.
Anam menambahkan, langkah BIP menggandeng media dalam berbagai kegiatan sosial merupakan keputusan tepat. Menurut dia, media memiliki fungsi penting dalam menyampaikan dan menyebarluaskan aksi-aksi sosial agar diketahui lebih luas oleh publik.
“Apa yang dilakukan Bang Ali sudah tepat dengan menggandeng teman-teman wartawan. Media bisa menjadi bagian penting untuk menyampaikan dan menyebarluaskan berbagai kebaikan yang dilakukan BIP, baik melalui teks, visual, maupun platform digital lainnya,” kata Anam.
Baik kalangan LSM maupun media menilai gerakan sosial yang dijalankan BIP patut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sinergi antara yayasan sosial, LSM, dan media dinilai penting agar dampak kegiatan kemanusiaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Pamekasan.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi momentum berbagi di bulan suci Ramadan, kegiatan itu juga diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara yayasan sosial, media, dan LSM dalam mendukung terciptanya masyarakat Pamekasan yang harmonis, peduli, dan kondusif.







