Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Guruh Irianto Soekarno Putra Bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Menyelenggarakan Bersih Indah Sehat Aman (BISA)

Berita100 Dilihat

Blitar, Tretan.news – Kegiatan BISA Fest digelar di wisata edukasi kampung coklat jalan Banteng Blorok No. 18, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar pada Selasa (13/06/23) pagi

Acara pembuka dalam BISA Fest menampilkan Tarian fragmen Bambangan Cakil. Yang menceritakan perang antara kebaikan dan kejahatan. Karakter kebaikan pada pemeran menunjukkan gerakan lembut sedangkan kejahatan menunjukkan gerakan kasar dan kekerasan. Pemeran wayang dalam tarian ini adalah Arjuna sebagai pendekar dan Cakil sebagai raksasa.

Guruh Soekarno Putra melalui Tenaga Ahlinya ( TA) , Didik Nurhadi mengatakan program ini merupakan kegiatan sosialisasi dari Kemenparekraf paska pandemi covid-19. Dan kedepan menurutnya pariwisata Indonesia memiliki eksekutif BISA.

Kegiatan sosialisasi dibuat dalam bentuk festival menurut Didik adalah untuk menunjukkan pesan bahwa pandemi sudah usai dan mengajak pada masyarakat untuk bangkit memajukan wisata di Indonesia khususnya Blitar.

“BISA Fest sebagai wadah untuk mengembangkan pariwisata, seni dan budaya di Kabupaten Blitar yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ucap Bacaleg Dapil Sukorejo Kota Blitar dari partai PDI P, Didik Nurhadi.

Lebih lanjut Didik mengungkapkan, “Komisi X khususnya Guruh bersama Kemenparekraf menginginkan wisatawan yang datang ke Blitar itu bisa menginap dan tidak langsung pulang sehingga bisa menikmati kunjungannya,” terangnya.

“Oleh sebab itu perlu sinergi beberapa pihak, dan berupaya bagaimana bisa menarik orang berkunjung ke Blitar agar bisa stay untuk menikmati wisata. Dan masyarakat harus dapat meyakinkan wisatawan bahwa destinasi di Blitar sehat, aman, dan nyaman dengan menerapkan CHSE. Apabila ini berhasil potensi ekonomi akan berjalan terutama bagi pelaku wisata yang memiliki homestay, restoran maupun UMKM yang lain,” jelasnya.

Peserta dalam BISA Fest adalah kebanyakan merupakan seniman dan pemilik sanggar tari maupun kesenian yang lain.

Melalui event seperti BISA Fest diharapkan seni budaya Blitar khususnya dapat dilestarikan sebagai salah satu aset budaya daerah. Karena seni budaya menjadi bagian yang penting dalam bidang pariwisata, tentunya peserta yang tergabung dalam sanggar dan kesenian diharapkan bisa turut mengambil kesempatan ini.

“Seperti kita tahu Guruh Soekarno Putra merupakan maestro dan juga ikon budayawan, seniman yang dimiliki PDI perjuangan. Makanya beliau sangat konsisten memperhatikan seni budaya khususnya yang ada di Dapil 6 Blitar, Tulungagung, Kediri, Blitar,” ungkapnya

Terakhir Didik menyampaikan pesan, melalui event seperti BISA Fest diharapkan seni budaya Blitar khususnya dapat dilestarikan sebagai salah satu aset budaya negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *