Ke Tidak Transparan Kepala Desa TURIMIN Sebagai PJ Dengan Warga Mengundang Kontroversi

Berita212 Dilihat

Sampang, Tretan.news – Ketidak transparan PJ kepala desa dengan perangkat desa dan warga setempat telah mengundang kontroversi, warga serta aparat setempat mempertanyakan hal proyek jembatan yang runtuh berlokasi Di Desa Asem rajah, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Rabu (10/06/2023)

Sehingga pelaksanaan kegiatan proyek makadam yang berlawanan dengan harapan masyarakat mengakibatkan runtuhnya satu-satunya jembatan utama Didusun ngaberen desa Asemrajah.

Peristiwa Bermula sejak perangkat desa tidak transparansi serta kurang Berpartisipatif dengan masyarakat setempat.

Pada hari yang sama sebuah truk melewati jembatan tersebut yang mengangkut material pekerjaan proyek makadam, melintasi jembatan seketika itu juga penopang kayu lepas sehingga jembatan ditengah amblas kebawah, dan warga yang semula juga tidak tau dikira ada yang ingin membangun rumah, saat warga bertanya kesalah seorang yang mengangkut bahan, kalau ada pekerjaan makadam disebelah barat jembatan.

Jembatan yang semula sudah rusak, karena dengan kegigihan serta kekompakan dari warga setempat terwujud dana swadaya masyarakat untuk memperbaiki jembatan tersebut namun sayang tidak bisa bertahan lebih lama dari yang diharapkan warga, hanya berumur kurang lebih 2 bulan.

Sampai saat ini Warga berharap pemerintah desa segera memperbaiki jembatan tersebut, namun perangkat desa tidak menghiraukan permintaan warga.

H.M warga setempat sudah meminta agar segera diperbaiki jembatan tersebut, Mengingat jembatan utama penghubung antara Desa ke Desa dan dusun, Meskipun harus memakai dana desa untuk sementara diperbaiki supaya masyarakat tetap bisa beraktifitas tapi tetap saja tidak dihiraukan.

Sehingga H.M beserta warga menilai aparatur desa sudah membangun untuk keinginany sendiri bukan untuk kebutuhan masyarakat setempat.

Warga M.H juga turut Memberikan klarifikasi yang mengejutkan,

“Semula dari awal Kepala Resa menjabat sudah 2 periode sampai saat ini dilanjutkan oleh aparatur kecamatan setempat yang merangkap sebagai PJ Didesa Asemrajah Kec.Jrengik Kab. Sampang.

selama itu pula kegiatan tidak ada yang Akuntabilitas dan transparansi kegiatan didesa asemrajah yang nyata ada hitungan jari,” pungkas M.H

Hinga berita ini kami naikan belum ada klarifikasi dari pihak terkait yang kami anggap benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *