Kapolri Janji Transparansi, Abdul Hafidz Desak Penegakan Hukum Nyata Usai Ojol Tewas Tertabrak Rantis

Berita, Hukum, Investigasi118 Dilihat

SURABAYA, tretan.news – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji menangani secara transparan insiden tewasnya pengemudi ojek online (ojol) berinisial AK yang tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat unjuk rasa di kawasan Penjompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Polri telah memerintahkan Propam memeriksa tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat.

“Kita pastikan semua prosesnya transparan. Setiap pelanggaran akan ditangani serius,” kata Kapolri, Jumat (29/8/2025).

Kapolri juga memastikan pembenahan prosedur pengamanan serta pelibatan pihak eksternal dalam penyelidikan agar publik mendapat informasi yang jelas.

Sementara itu, Ketua DPW Laskar Tretan Perjuangan (LTP), Abdul Hafidz, menilai janji transparansi perlu diwujudkan dengan langkah hukum yang nyata.

“Transparansi tidak cukup diucapkan, tapi harus ditunjukkan lewat proses terbuka dan dapat dipantau publik,” ujarnya.

LTP mendesak adanya investigasi independen serta pemulihan hak keluarga korban.

“Rakyat menunggu keberanian untuk memberi keadilan, bukan sekadar formalitas,” pungkas Hafidz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *