SURABAYA, tretan.news – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang naik kelas. Itu setelah koperasi tersebut diundang pada Focus Group Discussion (FGD) Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam rangka Pemantauan dan Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah Terkait Pemberdayaan Koperasi Provinsi Jawa Timur.
’’Ini merupakan kebanggaan bagi kami diundang dan menyampaikan materi pada kegiatan yang super penting ini,’’ ujar Ketua Kopdes Merah Putih Mangliawan Wahyu Setyono.
Dia menjelaskan, selama ini kopdes berkegiatan di level desa, paling tinggi tingkat kecamatan. Namun, hari ini, pihaknya merasa naik kelas, karena diundang di forum FGD tingkat Provinsi Jawa Timur.
Apalagi, dipertemukan dengan pejabat dan tokoh-tokoh penting tingkat atas. Kopdes Merah Putih Mangliawan bergabung di forum tingkat pemangku pengambil kebijakan.
’’Ini adalah peristiwa langka, yang belum tentu di tahun-tahun mendatang, dapat kesempatan yang sama,’’ imbuh lulusan Universitas Brawijaya ini.
Dijelaskan, peristiwa ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Selain menambah wawasan bagi kopdes. Juga menambah jaringan semakin banyak untuk mendukung keberlangsungan kopdes.
Kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada Jumat (6/2/2026) dihadiri sejumlah anggota BULD DPD RI, dan sejumlah pejabat penting. Dari anggota BULD DPD RI hadir Wakil Ketua III Agita Nurfianti SPsi, anggota DPD RI perwakilan Jawa Timur Kondang Kusumaning Ayu SPsi, anggota DPD RI perwakilan Jawa Tengah.
Dr. H. Muhdi, SH, MHum, anggota DPD RI perwakilan DKI Jakarta Fahira Idris, SE, MH, anggota DPD RI perwakilan Nusa Tenggara Barat Mirah Midadan Fahmid SE, Msc, dan anggota DPD RI perwakilan Nusa Tenggara Barat Ir. Abraham Paul Liyanto.
’’Kegiatan FGD ini dilaksanakan serentak di empat provinsi. Yakni Jawa Timur, Jambi, Maluku Utara, dan Kalimantan Selatan,’’ tutur Wakil Ketua III BULD DPD RI Agita Nurfianti SPsi, pada arahannya
DPD dari perwajilan Provinsi Jawa Barat ini mengatakan, Jawa Timur memiliki posisi strategis, karena merupakan basis perekonomian besar nasional. Juga memiliki koperasi aktif terbesar. Koperasi memiliki peran penting dalam mendukung perekomian kerakyatan.
Pelaksanaan FGD BULD DPD RI yang dibuka Wakil Rektor Universitas Wijaya Kusuma Dr. Ir. Endang Retno Wedowati, MT, juga diikuti Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Jawa Timur, Komisi DPRD yang membidangi perekonomian-UMKM, Dinas Koperasi –UMKM Jawa Timur.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Timur, biro hukum setda Provinsi Jawa Timur, Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dekopinda Provinsi Jawa Timur dan civitas akademika Universitas Wijaya Kusuma.








