Ekskavator Angkat Kerangka Manusia di Camplong, Identitas Korban Masih Misteri

Berita, Hukum, Investigasi146 Dilihat

SAMPANG, Tretan.News – Warga Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia dewasa di sebuah lokasi bekas galian tanah, Rabu (21/1/2026) pagi.

Kerangka tersebut ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB di lubang bekas galian berukuran kurang lebih lebar 200 sentimeter, panjang 50 sentimeter, dan kedalaman sekitar satu meter.

Lokasi penemuan berada di area yang sebelumnya tergenang air dan ditumbuhi pohon akasia serta semak belukar.

Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd., M.M. melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, S.H. membenarkan adanya penemuan kerangka manusia tersebut.

Ia menyampaikan bahwa kerangka ditemukan secara tidak sengaja oleh operator alat berat saat melakukan perataan tanah.

“Penemuan kerangka manusia ini bermula saat operator alat berat hendak meratakan tanah untuk pembangunan bangunan milik Pondok Pesantren Nazhatut Thullab di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong.

Ketika excavator menarik tanah untuk menutup lubang, tiba-tiba ikut terangkat kerangka manusia lengkap dengan pakaian,” ujar AKP Eko Puji Waluyo dalam keterangannya.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kerangka tersebut diketahui masih mengenakan sejumlah pakaian dan atribut, di antaranya jaket hoodie bermerek M321, celana jeans merek MRR OXY, kemeja bermerek CEKOD, sandal merek Volkom, ikat pinggang, serta celana dalam boxer berwarna biru. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui dan sementara dicatat sebagai Mr X.

Adapun saksi dalam peristiwa tersebut yakni Wisholus Sholihin, operator alat berat asal Desa Taddan, serta Firman Arisandi (21), pekerja asal Rapa Dejeh, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan pihak pondok pesantren, mencatat keterangan para saksi, serta meneruskan penanganan kepada Satreskrim Polres Sampang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKP Eko.

Saat ini, kerangka manusia tersebut telah dievakuasi dan disimpan di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi dan penyelidikan penyebab kematian.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam kurun waktu lama agar segera melapor dan berkoordinasi dengan Polres Sampang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *