Derita di Jalan Lumpur: Warga Disampang Bertaruh Nyawa Saat Melintas

SAMPANG, Tretan.News – Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Kedungdung dengan Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, kini memprihatinkan. Jalan utama yang seharusnya menjadi jalur vital antarwilayah itu rusak berat dan licin, sehingga membahayakan pengguna jalan.

Pantauan Tretan.news di lapangan, Kamis (13/11/2025), memperlihatkan badan jalan penuh genangan lumpur dan berlubang di sejumlah titik. Saat turun hujan, jalan berubah seperti kubangan sawah, membuat pengendara roda dua maupun roda empat kesulitan melintas.

 

Karena jalan tersebut merupakan jalur utama, para pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa harus melewati jalan tersebut lantaran jalan tersebut jalan utama menuju kota kecamatan kedungdung.

Tak jarang, kendaraan terperosok hingga menimbulkan kemacetan disana karena menunggu giliran.

Setiap kali hujan, jalannya seperti sawah. Kalau begini terus, ya tanami padi saja, mas!” sindir seorang warga yang melintas bersama rombongan manten di lokasi.

Seorang kurir pengiriman barang juga hampir terjatuh saat melewati jalan tersebut. Ia mengaku harus ekstra hati-hati karena membawa banyak paket.

“Sudah sering orang jatuh di sini. Paling sering ibu-ibu kalau pas hari pasaran, jalannya licin banget,” ujar pengendara lain yang ikut menunggu antrean kendaraan di jalur rusak itu.

Selain menimbulkan ketidaknyamanan, kondisi jalan tersebut juga dikhawatirkan bisa memicu kecelakaan serius. Banyak pengemudi mobil memilih berhenti dan menunggu giliran karena takut tergelincir.

Menanggapi hal itu, Pj Kepala Desa Kedungdung, Evi Herawati, membenarkan bahwa jalan yang dimaksud merupakan ruas jalan kabupaten Sampang yang melintasi Dusun Semampir, Desa Kedungdung.

“Benar, mas. Jalannya memang rusak parah dan sangat licin kalau hujan. Bukan hanya di situ saja, tapi sampai ke arah utara juga kondisinya sama,” ungkapnya.

Bagi warga, jalan itu bukan sekadar akses transportasi, melainkan jalur kehidupan. Di sepanjang ruas itu, hasil pertanian, kebutuhan harian, hingga jasa pengiriman bergantung padanya. Kini, semua aktivitas itu tersendat karena jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sampang segera turun tangan memperbaiki kerusakan sebelum jatuh korban jiwa. Mereka menilai, penanganan darurat sangat dibutuhkan, terutama di musim penghujan seperti sekarang.

“Kalau terus dibiarkan, bisa-bisa nanti ada yang celaka. Ini bukan sekadar jalan rusak, tapi sudah membahayakan nyawa,” tutur seorang warga penuh harap.

Sebagai informasi, ruas jalan Kedungdung–Bringkoneng menuju Kecamatan Banyuates bagian utara saat ini memang sedang dikerjakan.

Namun, sebagian besar badan jalan lainnya masih belum tersentuh perbaikan. Warga berharap, pemerintah tidak hanya memperbaiki sebagian, tetapi menuntaskan keseluruhan jalur agar akses ekonomi dan keselamatan warga kembali terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *