Demo Grahadi Surabaya Ricuh, Massa Anarkis Berujung Bentrok

Berita, Investigasi60 Dilihat

SURABAYA, tretan.news – Aksi demonstrasi yang awalnya terpusat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (29/8/2025), berubah ricuh setelah aparat kepolisian membubarkan massa dengan tembakan gas air mata dan water cannon. Massa yang terpecah ke sejumlah titik justru semakin beringas dan sulit dikendalikan.

Massa menuntut keadilan atas kematian Affan (21), yang diduga tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Barracuda milik Brimob Polda Metro Jaya. Alih-alih mereda, amarah demonstran justru meluas hingga membuat suasana Kota Surabaya kacau.

Upaya TNI yang turun tangan sebagai mediator antara massa dan aparat kepolisian tak membuahkan hasil. Bentrokan kembali pecah, membuat situasi semakin tidak terkendali.

Sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Beberapa pos polisi dilaporkan hangus terbakar, pot bunga hingga rambu lalu lintas juga rusak akibat aksi anarkis massa. Namun hingga kini, nilai kerugian yang dialami Kota Surabaya belum dapat dipastikan.

Di lokasi, tak satu pun anggota polisi bersedia memberikan keterangan resmi.

“Belum ada perintah atasan, kami tidak berani jawab,” ujar seorang anggota kepolisian yang berjaga sambil menghalau massa.

“Harus ada izin Kapolres dulu,” tambahnya.

Massa baru dapat dibubarkan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.24 WIB. Titik terakhir konsentrasi massa berada di Jalan Basuki Rahmat, tepat di depan Hotel Wyndham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *