PASURUAN, tretan.news — Kegiatan Curhat Kamtibmas yang dipimpin Kapolsek Gempol, Kompol Giadi Nugraha, SIK, di Lumbung Pangan Nusantara, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/2/2026), berlangsung hangat dan penuh dinamika.
Warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari banjir akibat saluran tersumbat, pohon rawan tumbang, hingga keamanan lingkungan menjelang bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Kejapanan Randi Saputra, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kader PKK, para ketua RT/RW, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
“Ini merupakan untuk kedua kalinya saya ke Desa Kejapanan. Silakan sampaikan semua masukan dan persoalan yang masih belum terselesaikan,” ujar Kompol Giadi Nugraha dalam sambutannya.
Berbagai keluhan warga ditampung dan ditanggapi langsung oleh Kapolsek. Ia menegaskan bahwa Polsek Gempol akan berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait guna mencari solusi atas setiap permasalahan yang muncul.
“Tolong selalu koordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau kepala desa terlebih dahulu apabila ada konflik di lingkungan. Jika belum terselesaikan, baru dilaporkan ke Polsek,” tegasnya.
Terkait persoalan banjir yang menjadi keluhan utama warga, Kompol Giadi menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait.
“Untuk masalah banjir, saya sudah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan SDA agar segera dilakukan penanganan,” jelasnya.
Menjelang bulan suci Ramadhan, Kapolsek Gempol juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang mencoba mengganggu ketertiban masyarakat.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk tindak kriminal. Siapa pun pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat akan kami tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Kompol Giadi Nugraha.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan ibadah dan menjaga kondusivitas wilayah.
“Pergunakan bulan suci Ramadhan untuk ibadah, jangan digunakan untuk hal-hal yang menimbulkan kegaduhan atau mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kejapanan Randi Saputra mengapresiasi kehadiran Kapolsek Gempol beserta jajaran dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Curhat Kamtibmas menjadi sarana efektif bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan komitmen Polsek Gempol. Semoga sinergi antara warga, pemerintah desa, dan kepolisian terus terjalin demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di Desa Kejapanan,” pungkas Randi.







