Curanmor CRF di Kedungdung Sampang Terungkap, Terduga Pelaku Lebih Dari Satu Orang

SAMPANG | Tretan.News – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sepeda motor Honda CRF milik Penjabat (Pj) Kepala Desa Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, mulai menemui titik terang. Polisi memastikan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku.

Sebelumnya, salah satu terduga pelaku berinisial AS, warga Desa Kedungdung, dan yang pemegang BB berhasil diamankan oleh jajaran Polsek Kedungdung bersama tim Reskrim Polres Sampang pada Kamis (19/03/2026) pagi di wilayah Kecamatan Robatal, Sampang. Namun, satu pelaku lainnya yang diketahui merupakan rekan AS hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

Kapolsek Kedungdung, Iptu Syafriwanto, saat dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh dua orang yang sama-sama berasal dari desa setempat.

“Iya mas, berdasarkan pengakuan terduga pelaku, ada temannya berinisial MA yang turut terlibat dalam aksi pencurian tersebut,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat proses penangkapan dilakukan, pelaku berinisial MA tidak berada di lokasi, sehingga hingga kini masih berstatus buron dan dalam pencarian pihak kepolisian.

“Satunya masih dalam pencarian, mohon doanya agar segera tertangkap,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan bahwa awalnya AS sempat tidak mengakui perbuatannya saat diamankan.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif di Mapolsek Kedungdung, yang bersangkutan akhirnya mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor tersebut bersama rekannya, MA.

“Awalnya AS tidak mengaku saat di dalam mobil. Setelah diperiksa di Polsek, akhirnya mengakui perbuatannya bersama rekannya. Sebenarnya saat pengamanan, rekannya juga berada di lokasi yang sama, namun target kami saat itu adalah AS,” jelasnya.

Saat ini, pelaku AS beserta barang bukti telah dilimpahkan ke Polres Sampang guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian atas gerak cepat dalam mengungkap kasus tersebut dan mengamankan salah satu pelaku dalam waktu singkat.

Meski demikian, pihak keluarga berharap agar seluruh pihak yang terlibat, termasuk dugaan penadah, dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *