Bukan Sekadar Bagi Bantuan, Pendamping PKH Disampang Ini Ajarkan Kemandirian Warga Desa

Berita, Sosial386 Dilihat

SAMPANG, Tretan.News – Pasca resmi dilantik sebagai ASN-PPPK Kementerian Sosial, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Batoporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Turhan, terus menunjukkan dedikasinya dalam mendampingi masyarakat.

Setiap bulan, Turhan rutin menggelar Family Development Session (FDS) atau pertemuan pengembangan keluarga bersama para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah dampingannya. Seperti yang digelar pada Jumat (7/11/2025) di kediaman salah satu KPM di Dusun Banbalang, Desa Batoporo Barat.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh KPM PKH setempat. Sebelum kegiatan dimulai, para peserta tampak bersemangat menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu langsung oleh Turhan selaku pendamping PKH.

Suasana penuh semangat dan kebersamaan itu mencerminkan rasa nasionalisme dan tanggung jawab sosial yang ingin dibangun melalui program ini.

Dalam arahannya, Turhan menegaskan pentingnya pertemuan FDS sebagai wadah pembinaan dan pengawasan agar bantuan sosial digunakan tepat sasaran.

“Pertemuan kelompok ini bukan hanya formalitas. Tujuannya untuk memastikan bantuan PKH benar-benar dimanfaatkan sesuai arahan pemerintah, sekaligus menjadi sarana belajar bersama agar para penerima manfaat bisa lebih mandiri,” ujar Turhan kepada Tretan.news.

Turhan juga menambahkan bahwa kegiatan ini berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para KPM dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

“Kami ingin para keluarga penerima manfaat tidak hanya bergantung pada bantuan, tapi bisa berkembang dan mandiri. Melalui sesi ini, kami ajak mereka berdiskusi, saling berbagi pengalaman, dan mencari solusi dari masalah yang dihadapi di lapangan,” tambahnya.

Selain itu, pertemuan kelompok PKH juga menjadi ajang untuk memvalidasi data penerima manfaat, memastikan kesesuaian antara kondisi di lapangan dengan data yang tercatat di sistem agar bantuan tetap tepat sasaran.

“Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan – Memberikan pemahaman praktis tentang kesehatan, pendidikan, pengasuhan anak, dan ekonomi keluarga untuk meningkatkan taraf hidup.”Tambahnya .

ia juga menambahkan dalam pertemuan ini adalah Membangun Kesadaran dan Komitmen – Menumbuhkan kesadaran KPM akan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar keluarga dan tanggung jawab sebagai penerima bantuan.

“Melatih KPM agar mampu mengenali potensi diri serta lingkungan sekitar sebagai modal menuju kesejahteraan berkelanjutan.”jelasnya.

Melalui pertemuan seperti ini, Turhan berharap agar semangat para KPM tidak hanya berhenti pada penerimaan bantuan, melainkan tumbuh menjadi gerakan sosial untuk keluar dari kemiskinan dan mencapai kemandirian ekonomi keluarga.

“Saya ingin mereka sadar bahwa perubahan bisa dimulai dari diri sendiri. Bantuan ini adalah jembatan, bukan tujuan akhir,” pungkas Turhan dengan penuh semangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *