Budi Leksono Buka Puasa Bersama SPEKAL, Perkuat Solidaritas Pedagang SWK Surabaya

Berita, Tokoh, UMKM99 Dilihat

SURABAYA, tretan.news Kebersamaan dan semangat kekeluargaan mewarnai kegiatan rutin Serikat Pedagang Kaki Lima (SPEKAL) Surabaya yang digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026. Bertempat di kawasan Sentra Wisata Kuliner Bratang Binangun, Jalan Raya Manyar No.80A, Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

Para pengurus serta pedagang dari berbagai Sentra Wisata Kuliner (SWK) se-Kota Surabaya berkumpul dalam agenda arisan bulanan yang dirangkai dengan buka puasa bersama.

Kegiatan tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Ketua Fraksi PDI Perjuangan Komisi B DPRD Kota Surabaya sekaligus penasihat SPEKAL Surabaya, Budi Leksono. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan moral dan politik terhadap keberadaan serta perjuangan para pedagang kaki lima di Kota Pahlawan.

Dalam kesempatan itu, Budi Leksono menyampaikan bahwa pedagang kaki lima merupakan bagian penting dari denyut ekonomi kerakyatan di Surabaya. Menurutnya, keberadaan komunitas seperti SPEKAL tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga ruang solidaritas bagi para pelaku usaha kecil.

“Pedagang kaki lima adalah bagian dari ekosistem ekonomi kota yang harus dijaga dan diberdayakan. Melalui wadah seperti SPEKAL ini, para pedagang bisa saling menguatkan, berbagi informasi, dan memperjuangkan kepentingan bersama,” ujar Budi Leksono saat menghadiri kegiatan tersebut.

Ia juga menekankan bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Bulan Ramadan mengajarkan kita tentang kebersamaan dan kepedulian. Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang dialog yang membangun antara pedagang, organisasi, dan pemangku kebijakan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua SWK Bratang Binangun dan juga Wakil Ketua SPEKAL Surabaya Abdul Cholik, mengungkapkan rasa bangganya atas kekompakan para anggota SPEKAL yang tetap menjaga tradisi arisan bulanan meskipun berada di tengah kesibukan aktivitas Ramadan.

“Alhamdulillah, kegiatan arisan rutin SPEKAL tetap berjalan di bulan Ramadan. Bahkan kali ini terasa lebih istimewa karena sekaligus menjadi momen buka puasa bersama. Ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pedagang,” ujar Cholik kepada TRETAN.news di sela kegiatan.

Menurutnya, arisan bulanan yang digelar SPEKAL tidak sekadar aktivitas ekonomi berbasis kebersamaan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi bagi para pedagang untuk saling bertukar informasi, berbagi pengalaman usaha, serta memperkuat jaringan solidaritas di antara pelaku usaha kecil.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, para pedagang dari berbagai SWK tampak bercengkerama sambil menunggu waktu berbuka. Hidangan sederhana yang tersaji di meja-meja panjang menjadi simbol kebersamaan yang telah lama terbangun di antara anggota komunitas tersebut.

Sejumlah pengurus SPEKAL juga menilai bahwa kegiatan rutin seperti ini memiliki nilai sosial yang penting bagi para pedagang yang setiap hari berjuang menjaga keberlangsungan usaha mereka di tengah dinamika ekonomi perkotaan.

“Melalui kegiatan rutin seperti ini, kami ingin memastikan bahwa pedagang kaki lima tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga solid secara sosial,” ujar Tata Sekretaris SPEKAL Surabaya.

Dengan digelarnya arisan bulanan yang dirangkai dengan buka puasa bersama, SPEKAL berharap hubungan antar anggota semakin erat serta mampu menjaga semangat gotong royong di kalangan pedagang kaki lima Surabaya.

Momentum Ramadan pun menjadi pengingat bahwa di balik aktivitas ekonomi yang dijalani setiap hari, nilai kebersamaan dan persaudaraan tetap menjadi fondasi utama dalam membangun komunitas pedagang yang tangguh, mandiri, dan berdaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *