BPBD Serahkan Santunan Duka Cita untuk Tiga Korban Meninggal di Sampang

SAMPANG, Tretan.News — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan santunan duka cita kepada tiga warga Kabupaten Sampang yang meninggal dunia akibat peristiwa bencana dan kecelakaan alam.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Santunan diberikan kepada keluarga Firmansyah, warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, yang meninggal akibat tersambar petir.

Selain itu, bantuan juga diserahkan kepada keluarga Moh. Nasiruddin Adrai, warga Desa Panggung, Kecamatan sampang, yang meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan Bukit Jeddih, serta kepada keluarga Moh. Gibran Alvian Mahrus, warga Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, korban tenggelam di Kali Kamoning.

Penyerahan santunan dari Gubernur Jawa Timur tersebut dilakukan langsung oleh Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Timur, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang bersama Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang, Muhammad Hosin, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

“Santunan ini merupakan wujud empati dan perhatian pemerintah, khususnya dari Gubernur Jawa Timur, kepada keluarga korban. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Muhammad Hosin.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan di wilayah rawan bencana, mengingat cuaca yang masih tidak menentu meskipun terpantau cerah berawan.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati, menghindari area berisiko saat cuaca ekstrem, serta mengikuti imbauan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Berdasarkan laporan terkini BPBD, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sampang pada saat penyerahan santunan terpantau cerah berawan, namun potensi cuaca ekstrem tetap perlu diantisipasi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *