Banjir Berulang, Ketua DPRD Pasuruan Sentil Kekuatan Politik Gempol

PASURUAN, tretan.news – Persoalan banjir yang terus berulang di Kecamatan Gempol akhirnya memantik tekanan politik terbuka. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, secara tegas mendesak pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Banjir Gempol sebagai langkah serius mengakhiri masalah yang dinilai sudah terlalu lama dibiarkan.

Desakan itu disampaikan Samsul saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gempol, Kamis (5/2/2026).

Ia bahkan meminta Camat Gempol tidak menunda dan segera mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan usai forum tersebut.

“Segera setelah acara ini selesai, Pak Camat harus mengumpulkan para stakeholder untuk pembentukan Satgas Penanganan Banjir Gempol,” tegas Samsul.

Samsul secara terbuka mengaku risih dengan kondisi banjir di Gempol yang seolah tak pernah menemukan ujung. Padahal, secara politik, Gempol disebut memiliki kekuatan dan akses yang lengkap.

“Saya sendiri cukup risih. Gempol banjir nggak selesai-selesai. Padahal Ketua DPRD, Wakil Ketua, sampai Ketua DPD Partai ada semua di Gempol,” ungkapnya.

Menurut Samsul, kegagalan menyelesaikan banjir selama ini tidak bisa lagi ditoleransi. Ia menegaskan, penanganan banjir harus keluar dari pola lama yang hanya mengandalkan pemerintah.

Satgas yang dibentuk, lanjut dia, wajib berbasis kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat secara aktif.

Ia bahkan menyatakan siap turun langsung menjalin komunikasi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Gempol.

“Kalau terus hanya mengandalkan pemerintah, jelas berat. Anggaran sekarang semua kena efisiensi. Maka mau tidak mau harus melibatkan pihak ketiga, khususnya perusahaan,” katanya.

Satgas Penanganan Banjir Gempol nantinya akan diisi unsur Muspika, pemerintah desa, perusahaan, serta elemen masyarakat. Satgas ini ditargetkan tidak sekadar menjadi forum koordinasi, tetapi mampu menghasilkan langkah teknis dan keputusan nyata di lapangan.

“Jangan hanya rapat dan wacana. Harus ada pembagian tugas yang jelas dan kerja nyata,” tandas Samsul.

Di sisi lain, Camat Gempol Hadi Mulyono menyatakan siap menindaklanjuti arahan DPRD dan segera menginisiasi pembentukan satgas tersebut.

“Kami siap segera membentuk Satgas Penanganan Banjir Gempol dan mengajak seluruh stakeholder duduk bersama, agar persoalan banjir ini bisa ditangani secara serius dan berkelanjutan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *