Percepat Digitalisasi Pasar Tradisional, BRI Sediakan WiFi untuk Pedagang Pasar Keputran

Bisnis, UMKM16 Dilihat

SURABAYA, Tretan.News – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital di pasar tradisional. Salah satu upayanya dilakukan dengan menyediakan fasilitas WiFi di Pasar Keputran, Surabaya, untuk mendukung transaksi pembayaran nontunai melalui QRIS BRI.

Fasilitas yang telah beroperasi sejak diluncurkan tersebut diharapkan membantu pedagang dan pembeli melakukan transaksi digital dengan lebih mudah, cepat, dan nyaman. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BRI memperkuat ekosistem ekonomi digital di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Regional CEO BRI Surabaya, Reza Syahrizal Setiaputra, menyampaikan bahwa penyediaan WiFi merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi pembayaran.

“BRI ingin memastikan bahwa kemajuan teknologi dan digitalisasi layanan keuangan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pedagang di pasar tradisional,” ujar Reza.

Fasilitas Internet Dukung Penggunaan QRIS

Ketersediaan koneksi internet menjadi salah satu faktor pendukung pemanfaatan pembayaran digital. Melalui fasilitas WiFi di Pasar Keputran, BRI berharap pedagang dan pembeli semakin mudah menggunakan QRIS BRI dalam aktivitas jual beli sehari-hari.

Penggunaan pembayaran nontunai memberikan alternatif bagi masyarakat dalam menyelesaikan transaksi tanpa harus selalu menggunakan uang tunai. Bagi pedagang, sistem tersebut juga dapat membantu pencatatan transaksi menjadi lebih praktis.

Inisiatif ini menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan manfaat teknologi keuangan kepada masyarakat yang beraktivitas di pasar tradisional.

BRI Dorong Inklusi Keuangan UMKM

Selain mendukung kelancaran transaksi, BRI juga menempatkan digitalisasi pasar sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi dan literasi keuangan. Pedagang diharapkan semakin mengenal penggunaan layanan keuangan digital serta mampu memanfaatkannya sesuai kebutuhan usaha.

Reza mengatakan, keberadaan BRI di pasar tradisional tidak hanya berkaitan dengan penyediaan layanan perbankan, tetapi juga dukungan terhadap pertumbuhan usaha masyarakat.

“Pasar tradisional merupakan salah satu penggerak utama ekonomi kerakyatan. Karena itu, BRI ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung pertumbuhan usaha masyarakat,” tambahnya.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat “BRI Satu Bank untuk Semua”, yakni komitmen untuk menghadirkan layanan keuangan yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Perkuat Ekosistem Perdagangan Digital

Pasar Keputran merupakan salah satu pusat aktivitas perdagangan masyarakat di Surabaya. Dukungan terhadap konektivitas internet dan transaksi QRIS diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi dalam kegiatan perdagangan sehari-hari.

Melalui langkah ini, BRI Regional Office Surabaya berupaya mendukung terciptanya ekosistem pasar yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan peran pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi dan inovasi yang mendukung pemberdayaan UMKM, memperluas akses layanan keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *