SPPG Kejapanan 2 Mulai Beroperasi, Targetkan 2.500 Porsi MBG per Hari

Berita, Sosial199 Dilihat

PASURUAN, tretan.news — Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-2 yang berlokasi di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, resmi mulai beroperasi pada Kamis (12/1/2026). Fasilitas ini disiapkan sebagai pusat penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa-siswi sekolah di Desa Kejapanan dan wilayah sekitarnya.

Peresmian dapur berlangsung sederhana namun khidmat. Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Danramil 0819/20 Gempol Kapten Czi Sutiyono, Wakapolsek Gempol, perwakilan Kecamatan Gempol, Kepala Desa Kejapanan, perwakilan sekolah penerima manfaat, serta Yayasan Keluarga Berkah Bersama selaku pengelola dapur SPPG.

Acara diawali dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama menggunakan menu yang sehari-hari akan disajikan kepada para siswa penerima manfaat. Tak hanya itu, pihak yayasan juga menggelar santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Danramil 0819/20 Gempol Kapten Czi Sutiyono mengimbau pihak sekolah dan masyarakat untuk menyikapi setiap kendala teknis secara bijak dan tidak terburu-buru menyebarkannya ke media sosial.

“Kalau ada makanan basi atau sayur ada ulat kecil, jangan langsung diviralkan. Silakan laporkan ke Babinsa atau Bhabinkamtibmas. Karena memasak dalam jumlah besar, kadang ada yang kurang sempurna, dan itu hal yang wajar,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Keluarga Berkah Bersama, Rosul, menegaskan bahwa pengelolaan dapur SPPG dilakukan dengan menerapkan standar kebersihan yang ketat sesuai prosedur operasional yang berlaku.

“Semua peralatan dan ruangan kami jaga tetap higienis. Setiap karyawan wajib berganti pakaian kerja di loker sebelum masuk dapur. Selain itu, kami juga memberdayakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja,” jelasnya.

Pada tahap awal, dapur SPPG Desa Kejapanan 2 menyiapkan 1.000 porsi makanan bergizi untuk didistribusikan setiap hari. Ke depan, dapur ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 2.500 porsi per hari, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat sesuai petunjuk teknis program.

“Kami berkomitmen mendukung program Presiden Prabowo dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak bangsa melalui operasional dapur SPPG ini,” pungkas Rosul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *