Pemkab Pasuruan Dapat UHC Award Kategori Madya, Kepesertaan Mencapai apai 98,58 Persen

PASURUAN, Tretan.News – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali membuktikan komitmennya dalam sektor kesehatan dengan meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Madya.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi daerah dalam menjamin akses pengobatan bagi hampir seluruh lapisan masyarakat.

Meskipun cakupan kepesertaan telah menyentuh angka 98,58 persen, pemerintah daerah kini tengah berfokus pada penguatan tingkat keaktifan kartu peserta.

Berdasarkan data per 1 Januari 2026, tingkat keaktifan peserta di Kabupaten Pasuruan telah mencapai 83,60 persen dari total 1,6 juta jiwa penduduk.

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian yang merupakan hasil kolaborasi lintas sektor tersebut.

“Alhamdulillah hari ini Pemkab Pasuruan mendapatkan penghargaan UHC tingkat Madya dengan tingkat keaktifan 83,60 persen,” tutur Gus Shobih sapaan akrabnya.

Rincian segmen kepesertaan menunjukkan performa yang cukup kuat, terutama pada kelompok Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda yang mencapai 94,35 persen.

Angka ini mencerminkan keberhasilan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran guna menjamin keberlanjutan iuran bagi warga yang didaftarkan daerah.

Tren pertumbuhan kepesertaan aktif di Kabupaten Pasuruan juga menunjukkan grafik positif dengan kenaikan persentase yang stabil setiap bulannya.

Jika pada November 2025 tercatat sebesar 98,58 persen, angka tersebut terus merangkak naik hingga menyentuh 99,66 persen pada akhir Desember.

Gus Shobih memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Dinas Kesehatan, RSUD Bangil, RSUD Grati, hingga Dinas Sosial yang terus mengoptimalkan cakupan kepesertaan.

Kerjasama yang solid antar-perangkat daerah dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Pasuruan.

Target jangka panjang pemerintah daerah adalah memastikan seluruh masyarakat tidak lagi terhambat kendala finansial saat membutuhkan pertolongan medis mendesak.

Keaktifan kepesertaan menjadi instrumen penting agar perlindungan kesehatan yang adil dan merata dapat dirasakan secara nyata oleh warga.

Gus Shobih berharap sinergi ini terus ditingkatkan guna mengejar predikat yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.

“Mudah-mudahan ke depannya kita bisa meraih penghargaan kembali untuk tingkat Utama dan kerjasama kita semakin baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *