SAMPANG, Tretan.News – Peristiwa kebakaran rumah yang merenggut nyawa seorang lanjut usia terjadi di Dusun Dharma, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Rabu (21/1/2026).
Korban diketahui bernama Safi’ih (60), yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar di dalam rumahnya.
Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, rumah korban tiba-tiba dilalap api, diduga akibat korsleting listrik dari alat masak nasi yang berada di dapur.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hosin, menjelaskan bahwa korban saat kejadian berada seorang diri di rumah. Korban diketahui dalam kondisi sakit dan tidak dapat berjalan, sementara keluarga lainnya pergi ke ladang dan sekolah.
“Korban sebelumnya ditinggal keluarga sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Ipar korban bekerja ke ladang, sedangkan dua keponakannya berangkat sekolah. Saat mereka pulang, api sudah membesar di bagian dapur,” ujar Muhammad Hosin.
Melihat kobaran api, kedua keponakan korban langsung berlari ke ladang untuk memanggil ibunya.
Warga sekitar yang mendapat kabar kebakaran kemudian berupaya memadamkan api secara manual. Namun nahas, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan terbakar.
“Api diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada alat masak nasi. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah,” tambahnya.
Pasca kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sampang langsung melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga korban pada pukul 13.30 WIB.
Bantuan yang diserahkan meliputi kasur, matras, terpal, kompor, perlengkapan masak, paket sembako, serta alat kebersihan.
“Kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan mendistribusikan bantuan logistik sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah terhadap musibah ini,” terang Hosin.
Dalam penanganan di lokasi, BPBD Sampang turut berkoordinasi dengan Camat Camplong, Pj Kepala Desa Dharma Camplong, Polsek Camplong, serta dibantu warga setempat.
Sementara itu, jenazah korban dijadwalkan dimakamkan pada pukul 15.00 WIB dengan kondisi cuaca cerah berawan.
BPBD Sampang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik dan peralatan rumah tangga, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.







