Pamekasan, tretan.news – Sebanyak 13 personel Satreskrim Polres Pamekasan menerima penghargaan dari Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (jambret) yang menyebabkan korban meninggal dunia di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.
Penghargaan berupa piagam tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Pamekasan kepada para personel berprestasi dalam apel yang digelar di Mapolres Pamekasan, Jalan Nyalaran. Kegiatan tersebut disaksikan oleh jajaran anggota Polres Pamekasan, Rabu (14/1/2026).
“Kami ucapkan selamat kepada para anggota atas penghargaan ini, hal ini tidak lepas dari kerja keras yang berujung pada prestasi yang ditorehkan. Khususnya dalam mengungkap kasus jambret yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar AKBP Hendra Eko Triyulianto.
Adapun 13 personel yang menerima penghargaan tersebut yakni Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan, S.H., Kanit Idik I Satreskrim Ipda Reza Farizal Sjafii, S.H., serta anggota Satreskrim Aiptu Junaidi, S.Pd., Aiptu Muh Rahbini, Aipda Mustofa, S.H., Aipda Dedi Novianto, Aipda Abdul Al Farisi, Aipda Adi Sutrisno, Bripka Deny Irawan, S.H., Bripka Achmad Hairor Rozi, Brigpol Buyung, Brigpol Yolanda Rio Fahrurrozi, S.H., dan Briptu Moh Iqbal Aji Asqolani.
Kasus jambret tersebut terjadi di Jalan Raya Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan. Pelaku berhasil diidentifikasi melalui rekaman kamera pengawas (CCTV). Tim Resmob Satreskrim Polres Pamekasan kemudian bergerak cepat dan dalam waktu tiga hari berhasil mengamankan pelaku.
Pelaku berinisial UA (30), warga Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, ditangkap di Jalan Raya Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
“Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepolisian,” kata Kapolres.
Kapolres Pamekasan berharap pemberian penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Semoga ini menjadi dorongan untuk memberikan pelayanan terbaik serta menjaga kepercayaan publik,” pungkasnya.







